Diceritakan sebuah pabrik spatu ingin memperluas pasaran. Wilayah yg dijadikan sasaran ialah Afrika.Seorang sales diterbangkan dgn helikopter utk menjajaki di daerah tsb...
Saat brada diatas kapal dan akan mndarat,sales itu hatinya menciut. Bagaimana enggag??? Di Afrika, ngga ada seorangpun yg pake spatu. Pkirannya negatif.Siapa yg btuh dan akan beli spatu??? Sulit. Akhirnya, ia nyerah sbelum mencoba.Kepada manajer, ia angkat tangan. Nyerah.
Manajer mengirim sales lain. Ajaib. Saat masih brada di pswat, ia berjingkrak-jingkrak kegirangan. Rupanya,, stelah melihat melalui tropong bhwa orang-orang Afrika belum ada satupun yg pake spatu,, pkiran postifnya hidup. Ini betul-betul prospek. Belum ada orang yg memake spatu,, brarti penjualan spatu berpeluang besar. Ia akhirnya sukses menjual spatu kepada mereka,, orang-orang Afrika yg sbelumnya ga kenal spatu.
Kamu tahu perbedaan kedua sales tsb??? mengapa sales yang pertama gagal,, sdangkan yg kedua berhasil??? jawabnnya ialah perbedaan cara berfikir atau cara pandang... Yang pertama pkirannya negatif,, sedangkan yg kedua positif.. Masalhnya sama. Objeknya sama. Tapi, yg satu menggunakan kacamata hitam sehingga sgala benda terlihat gelap dan hitam,,, sedangkan yg kedua menggunakan kacamata putih dan jernih.. Barang-barang yg dipandangnya dapat terlihat jelas dan terang..